STEMPEL PEMBOHONG

22 Jan 2010

Pada hari minggu kemarin di bandara SUHAT tanpa sengaja aku bertemu dengan teman saya yang sudah lama tak jumpa … dengan logat khas saya menyapa dia… Halo Bos…Gimana kabarmu tambah parah ato sudah berubah… dengan ketawa lebar dia menjawab…Apik Kabarku…Wes kang wes berubah aku wes tobat…. Anjritt suwe ora ketemu.. Piye Kabarmu.. tambah ganteng wae awakmu…

Dalam hati kecilku senang sekali… dengan pernyataan dia kalau sudah bertobat.. pasalnya kira-kira 6 tahun yang lampau dia dijuluki Rajanya pembohong… setiap pernyataan yang keluar dari mulut dia bisa dipastikan Bohong.. Sampai-sampai tidak bisa dibedakan mana pernyataan yang benar dan pernyataan yang bohong….

Semua orang pasti pernah berbohong, kebohongan masih dapat di torerir ketika tidak keterlaluan , Tapi ketika bohong sudah pada tarap kebutuhan, akan menjadi sangat berbahaya. Karena bohong bagaikan penyakit kronis yang susah di hilangkan.. ketika seseorang sudah di cap atau stempel sebagai pembohog… perkataan yang benar pun akan dianggap BOHONG… dan untuk memulihkan dari stempel sebagai seorang pembohong membutuhkan waktu yang lama dan tidak gampang…

Pesanya adalah berbohonglah pada tempatnya” Berbohong untuk kebaikan” Jangan sampai keasikan berbohong sehingga Lahir Stempel Pembohong Sejati… Karena Kalau sudah seperti itu kita tidak akan ada harganya sama sekali… ibaratnya ditukar dengan sampahpun tidak ada yang mau…


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post